September 18, 2019
Buku "Classification Methods for Remotely Sensed Data"
Content terdiri dari :
1. Remote Sensing in the Optical and Microwave Regions
2. Pattern Recognition Principles
3. Artificial Neural Networks
4. Support Vector Machines
5. Methods Based on Fuzzy Set Theory
6. Decision Trees
7. Texture Quantization
8. Modeling Context Using Markov Random Fields
9. Multisource Classification
Labels:
Buku,
classification methods
Buku "Remote Sensing Image Fusion:
Struktur buku ini terdiri atas :
1. Sensors and Image Data Products
2. Quality Assessment of Fusion
3. Image Registration and Interpolation
4. Multiresolution Analysis for Image Fusion
5. Spectral Transforms for Multiband Image Fusion
6. Pansharpening of Multispectral Images
7. Pansharpening of Hyperspectral Images
8. Effects of Aliasing and Misalignments on Pansharpening
9. Fusion of Images from Heterogeneous Sensors
10. New Trends of Remote Sensing Image Fusion
Labels:
Buku,
remote sensing image fusion
May 01, 2012
Cropping Citra Menggunakan ENVI
ENVI merupakan salah satu software image processing yang banyak digunakan untuk pengolahan citra digital. Produk-produk ENVI ini adalah ENVI, IDL, PSG, E3De dan IAS.
Sebelum anda croping, citra dan file shp harus sama sistem proyeksi dan datumnya. Misalnya sama-sama proyeksi Geografis dan menggunakan datum WGS-84. Atau proyeksi UTM dan menggunakan datum WGS-84 dan pilih zona daerah anda.
Berikut ini proses cropping citra menggunakan ENVI...
1. Buka citra yang akan di croping. Setelah citra terbuka, pada jendela layer klik menu Overlay >>> Vectors... Setelah jendela Vector Parameter muncul, klik menu File >>> Open Vector Layer... Muncul jendela Selector Vector Filenames lalu pilih file yang akan dibuka. Pada format file, pilih shapefile [*.shp].
ENVI hanya mengolah file yang berformat *.evf. Oleh karena itu file shp tadi harus di konversi dahulu ke *.evf. Caranya yaitu pada jendela yang terbuka tadi, tentukan nama file dan tempat penyimpanannya pada pilihan Enter Output Filename [*.evf]. Kemudian klik OK.
Maka pada citra akan muncul file shp tadi yang tumpang tindih dengan citranya.
2. Pada jendela Vector Parameters, klik menu File >>> Export Active Layer to ROI's. Kemudian pilih Convert all records of an EVF layer to one ROI...
3. Pada menu utama ENVI, klik Basic Tools >>> Subset data via ROI. Pilih file citranya >>> OK
Sebelum anda croping, citra dan file shp harus sama sistem proyeksi dan datumnya. Misalnya sama-sama proyeksi Geografis dan menggunakan datum WGS-84. Atau proyeksi UTM dan menggunakan datum WGS-84 dan pilih zona daerah anda.
Berikut ini proses cropping citra menggunakan ENVI...
1. Buka citra yang akan di croping. Setelah citra terbuka, pada jendela layer klik menu Overlay >>> Vectors... Setelah jendela Vector Parameter muncul, klik menu File >>> Open Vector Layer... Muncul jendela Selector Vector Filenames lalu pilih file yang akan dibuka. Pada format file, pilih shapefile [*.shp].
ENVI hanya mengolah file yang berformat *.evf. Oleh karena itu file shp tadi harus di konversi dahulu ke *.evf. Caranya yaitu pada jendela yang terbuka tadi, tentukan nama file dan tempat penyimpanannya pada pilihan Enter Output Filename [*.evf]. Kemudian klik OK.
Maka pada citra akan muncul file shp tadi yang tumpang tindih dengan citranya.
2. Pada jendela Vector Parameters, klik menu File >>> Export Active Layer to ROI's. Kemudian pilih Convert all records of an EVF layer to one ROI...
3. Pada menu utama ENVI, klik Basic Tools >>> Subset data via ROI. Pilih file citranya >>> OK
Labels:
crop citra,
ENVI


